Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Renang Gaya Dada

Renang adalah olahraga yang sangat baik terhadap pertumbuhan tubuh karena dengan renang seluruh anggota tubuh dapat bergerak secara bebas. Dalam renang terdapat beberapa macam gaya, salah satunya adalah gaya dada. Gaya dada merupakan gaya dalam renang yang lebih dahulu diperlombakan dari pada gaya-gaya yang lain. Renang merupakan olahraga yang dilakukan di air. Renang dapat dilakukan oleh setiap orang, baik anak-anak, remaja maupun dewasa. Melakukan renang sangat baik bagi kesehatan dan pertumbuhan manusia karena dengan berenang seluruh organ tubuh dapat bergerak mulai dari kaki, tangan hingga kepala. Pada artikel olahraga renang ini, saya akan membahas tentang pengertian, sejarah dan macam gaya dalam renang. Mari kita pelajari bersama hal-hal tersebut.

A. Sejarah Renang
Pada awalnya renang merupakan salah satu bidang yang sangat penting dari pendidikan secara keseluruhan di Yunani. Termasuk di Romawi juga menganggap renang salah satu hal yang penting dalam pendidikan keprajuritan. Perkembangan renang sampai ke negeri Belanda. Pada tahun 1946 dibentuk perkumpulan renang. Banyak negara yang mengembangkan olahraga renang. Pada tahun 1908 dibentuk perserikatan renang internasional yang dinamakan Federation International de Nation Amateur yang disingkat FINA. Pada zaman penjajahan Belanda di Indonesia sudah banyak kolam renang, tetapi hanya digunakan oleh kaum penjajah sebab masyarakat pribumi yang tidak mempunyai izin tidak boleh masuk.

B. Persiapan Belajar Berenang
Sebelum melakukan olahraga renang, sebaiknya kalian perlu mengetahui terlebih dahulu persiapan apa saja dalam berenang. Hal itu bertujuan agar ketika kalian melakukan aktivitas renang tidak terjadi hal yang berbahaya. Berikut ini persiapan dalam belajar renang.
1. Gerakan Masuk ke Dalam Air
Caranya melakukan sebagai berikut.
  1. Masuklah ke dalam air, jalanlah menuruni tangga kolam menuju air yang paling dangkal.
  2. Selanjutnya, berjalanlah ke tempat yang lebih dalam dengan berpegangan ke sisi sehingga kedalaman air mencapai pinggang.
  3. Berlututlah sambil menggerakkan tangan ke sana ke mari di bawah permukaan air.
  4. Berpeganganlah pada pegangan khusus di sisi kolam dan tariklah tubuh kalian maju mundur, menjauhi dan mendekati dinding sisi kolam itu.

2. Gerakan di Bawah Air
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Berdirilah di kolam renang, mintalah teman untuk menemanimu.
  2. Ambillah napas dalam-dalam sesuai kemampuan.
  3. Dengan mata terbuka, tekuklah lutut dan duduklah di dalam air (jongkok).
  4. Jagalah agar kepala berada di bawah air.
  5. Bertahanlah di dalam air selama lima detik, lalu berdirilah.

3. Gerakan Naik Turun
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Lakukan gerakan di bawah air (No. 2) secara berulang-ulang dengan waktu di dalam air semakin lama.
  2. Lalu berdiri dan mengambil napas kembali.

Gerakan selanjutnya adalah sebagai berikut.
  1. Carilah tangga masuk kolam yang terendam di dalam air.
  2. Letakkan kedua tangan di atasnya dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan kepala menghadap dinding kolam.
  3. Apungkanlah kaki ke atas dan usahakan agar lengan terjulur lurus ke depan.
  4. Dalam posisi seperti itu, lakukanlah latihan naik turun air. Tarik napas, masukkan wajah dalam air, keluarkanlah lagi sesudah satu detik keluarkanlah napas dan ulangi lagi dari awal.

4. Gerakan Mengapung
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Ambillah napas seperti pada latihan naik turun ataupun gerakan di bawah air.
  2. Masukkanlah wajah ke dalam air dengan sedikit menjatuhkan tubuh ke depan.
  3. Ingatlah, mata harus selalu tetap terbuka ketika kalian melakukan semua gerakan ini.
  4. Bersikaplah relaks dan biarkan kaki terangkat dari dasar. Sementara itu, angkat lutut ke atas sampai menyentuh dada sehingga posisi kita seperti orang yang sedang merangkak.
  5. Bertahanlah semampu kalian sampai napas sudah tidak kuat.
  6. Turunkan kaki perlahan-lahan, kemudian berdirilah tegak lagi untuk mengambil napas berikutnya.
5. Gerakan Mendorong Diri dan Meluncur
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Mintalah bantuan salah satu teman untuk berdiri sejauh 4 meter dari sisi kolam menghadap kalian dengan kedua tangan terjulur ke depan.
  2. Berdirilah dengan punggung menghadap dinding (sisi kolam) dan merapatlah.
  3. Turunkanlah bahumu ke dalam air sehingga hanya kepala yang tetap di atas air.
  4. Sekarang, angkatlah satu kaki, menekan ke dinding. Kaki inilah yang akan mendorong tubuh kalian ke depan untuk meluncur.

C. Teknik Dasar Renang Gaya Dada
Agar dapat melakukan renang gaya dada dengan baik, kita harus menguasai teknik dasarnya. Apa dan bagaimana teknik dasar renang gaya dada? teknik dasar renang gaya dada sebagai berikut.
1. Gerakan Meluncur
Cara melakukan sebagai berikut.
Meluncur dengan awalan diatas kolam.
  1. Sikap permulaan, berdiri kangkang selebar bahu di atas kolam dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Gerakan akan meluncur dengan tolakan kedua kaki dengan kedua tangan diayun ke depan hingga kedua tangan lurus ke atas menempel telinga.
  3. Kedua tangan dan kepala lebih dahulu masuk ke dalam kolam.
  4. Selama meluncur di dalam air, posisi tubuh horizontal.

2. Gerakan Kaki
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Sikap permulaan, kedua tangan memegang ring di kolam kemudian tubuh lurus ke belakang rata-rata air dan pandangan mata ke arah dinding kolam.
  2. Gerakan dengan kedua lutut ditarik ke arah depan kemudian kedua kaki diletakkan hingga kedua kaki kembali ke posisi lurus.
  3. Gerakan ini dilakukan berulang kali supaya dapat melakukan gerakan kaki gaya dada dengan baik dan benar sehingga dapat memperoleh dorongan tubuh ke depan.

3. Gerakan Lengan
Cara melakukannya sebagai berikut.
Gerakan lengan renang gaya dada.
  1. Sikap permulaan, berdiri di tepi kolam menghadap ke arah kolam, kemudian kedua kaki dikaitkan dinding kolam hingga posisi tubuh telungkup.
  2. Posisi kedua, tangan lurus ke depan dengan lengan menempel di telinga.
  3. Kedua tangan ditarik ke belakang dengan siku tangan ditekuk. Setelah sampai di samping tubuh kedua tangan diputar ke depan dada kemudian tangan kembali ke posisi lurus ke depan.
  4. Gerakan ini dilakukan berulang kali hingga menguasai teknik dasar renang gaya dada dengan baik dan benar.

4. Pernapasan Renang Gaya Dada
Pernapasan pada renang gaya dada dilakukan dengan cara mengangkat (memutar) kepala ke arah depan, pandangan melihat ke arah depan sehingga mulut keluar dari permukaan air. Naiknya kepala diusahakan sedikit mungkin, secukupnya untuk dapat bernapas, selain itu untuk menjaga tetap dalam posisi streamline. Demikian juga pada waktu rekaveri lengan, kepala diturunkan sedikit sehingga hanya sebagian kecil dari rambut yang masih di atas permukaan air. Pengambilan napas dilakukan pada waktu kepala naik ke atas permukaan air, mulut dibuka lebar sehingga udara dapat masuk secara langsung. Pengeluaran udara dilakukan pada saat kepala akan keluar dari permukaan air, hembusan udara dilakukan melalui mulut secara cepat (eksplosif).
5. Koordinasi Teknik Dasar Renang Gaya Dada
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Sikap permulaan, perenang melakukan meluncur dari atas kolam.
  2. Gerakan kaki ditarik ke depan, kemudian kedua kaki dilecutkan hingga posisi kaki lurus.
  3. Disusul gerakan lengan dengan gerakan mendayung. Pada saat tangan mendayung kepala diangkat hingga mulut berada di atas permukaan air untuk mengambil napas.
  4. Setelah lengan sampai di samping tubuh ke depan kemudian diluruskan ke depan seperti posisi semula.

Aspek Keselamatan
Sebelum melakukan aktivitas berenang, sebaiknya perlu diperhatikan hal berikut ini.
  1. Jangan sekali-kali berenang dalam keadaan perut kosong karena akan menghilangkan banyak panas tubuh. Namun, jangan terlalu kenyang karena bisa mengakibatkan kram jika melakukan gerakan yang keras.
  2. Gunakan krim anti-UV dan pelembab untuk melindungi kulit dari iritasi akibat kaporit.
  3. Gunakan perlengkapan renang yang layak, seperti baju renang yang pas melekat di tubuh, kacamata renang, dan penutup kepala.
  4. Mandilah seusai berenang untuk membersihkan kuman dan senyawa seperti kaporit.

Pencak Silat

Pencak silat tergolong dalam cabang olahraga bela diri yang diciptakan oleh nenek moyang kita. Olahraga pencak silat di Indonesia dikoordinir dalam suatu organisasi, yaitu Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia yang disingkat IPSI. Olahraga pencak silat terdiri atas unsur olahraga, seni tari, dan seni bela diri, serta nilai-nilai kepribadian yang luhur. Pesilat yang baik harus mematuhi peraturan dan menguasai teknik-teknik bersilat, misalnya tendangan, pukulan, tangkisan, jatuhan, kuncian, dan menghindar. Tetapi kali ini hanya akan dibahas tentang pengertian, sejarah, dan teknik dasar pencak silat.

A. Sejarah Pencak Silat
Pencak silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela dan mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup dan alam sekitarnya mencapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Keberadaan olahraga seni bela diri pencak silat diakui sejak zaman kuno, kerajaan-kerajaan di Indonesia seperti zaman Majapahit, Sriwijaya, zaman penjajahan Belanda dan di zaman perjuangan kemerdekaan. Orang yang terampil melakukan gerakan-gerakan pencak silat akan mampu mengatasi gangguan dari orang lain atau dari binatang buas. Pencak silat terdiri atas beberapa aliran, misalnya Tapak Suci dari Yogyakarta, Perisai Diri (PD) dari Jawa Tengah, Merpati Putih dari Jawa Tengah, Setia Hati Teratai dari Jawa Timur, Cimande dari Jawa Barat, dan sebagainya. Banyaknya aliran-aliran dalam pencak silat oleh pendekarpendekar pencak silat yang dipelopori oleh Mr. Wongsonegoro, pada tanggal 18 Mei 1984 dibentuk organisasi pencak silat yang diberi nama Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia yang disingkat IPSSI dengan ketua umum dijabat oleh Mr. Wongsonegoro. Kemudian, pada kongres ke I tahun 1950 di Yogyakarta ada perubahan nama organisasi dari Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSSI) diubah menjadi Ikatan Pencak Silat Indonesia yang disingkat (IPSI).

B. Teknik Dasar Pencak Silat
1. Sikap Pasang
Sikap pasang, yaitu kombinasi sikap kaki dan tangan dengan posisi kuda-kuda atau tanpa kuda-kuda yang diikuti dengan kesiagaan mental dan indera secara total. Ditinjau dari penggunaannya, sikap pasang terdiri atas berikut.
  1. Sikap pasang terbuka, yaitu sikap pasang dengan tangan, dada, lengan tidak melindungi tubuh.
  2. Sikap pasang tertutup, yaitu dengan sikap tangan dan lengan melindungi tubuh.
Sikap pasang terbuka (kiri), sikap pasangtertutup (kanan).
















2. Macam-Macam Sikap Pasang
Macam-macam sikap pasang adalah sebagai berikut.
a. Sikap pasang satu, caranya sebagai berikut.
  • Sikap kuda-kuda tengah ke belakang.
  • Berat badan di tengah dan posisi kanan dan kiri sejajar.
  • Posisi kedua tangan di depan dada dengan telapak tangan dibuka.

b. Sikap pasang dua, caranya sebagai berikut.
  • Posisi kaki kuda-kuda tengah serong.
  • Tangan kiri di depan dada dengan jari-jari tangan dibuka.
  • Tangan kanan juga diletakkan di depan dalam keadaan mengepal.

Sikap pasang 1 dan 2

c. Sikap pasang tiga, caranya sebagai berikut.
  • Posisi kaki dengan kuda-kuda samping lutut kanan ditekuk dan kaku kiri lurus.
  • Tangan kanan lurus dengan jari-jari dibuka dan tangan kiri menyilang di depan dada telapak tangan juga dibuka atau posisi sebaliknya.

d. Sikap pasang empat, caranya sebagai berikut.
  • Posisi kaki dengan kuda-kuda depan.
  • Tangan yang ada di depan mengepal dan telapak tangan lainnya menyilang di depan dada dengan telapak tangan dibuka.

Sikap pasang 3 dan 4

e. Sikap pasang lima, caranya sebagai berikut.
Posisi kaki kuda-kuda tengah. Salah satu tangan mengepal menghadap ke atas dan telapak tangan lainnya dibuka menyilang di depan dada.

f. Sikap pasang enam, caranya sebagai berikut.
  • Posisi kaki kuda-kuda tengah.
  • Kedua tangan disilangkan di depan dada dengan telapak tangan dibuka menghadap ke luar.

Sikap pasang 5 dan 6

g. Sikap pasang tujuh, caranya berikut.
  • Posisi tubuh berdiri dengan salah satu kaki disilangkan di belakang kaki yang lain.
  • Salah satu tangan diluruskan dengan telapak tangan terbuka dan tangan yang lain diangkat sejajar dengan kepala dengan telapak tangan dibuka.

h. Sikap pasang delapan, caranya sebagai berikut.
  • Posisi berdiri salah satu kaki disilangkan ke depan.
  • Kedua tangan diletakkan di depan dada dengan salah satu telapak tangan menghadap ke atas dan yang lain menghadap ke depan dengan pergelangan tangan ditekuk.

Sikap pasang 7 dan 8

i. Sikap pasang sembilan, caranya sebagai berikut.
  • Posisi kaki kuda-kuda belakang.
  • Kedua tangan diletakkan di depan dada salah satu tangan dengan telapak tangan dibuka dan tangan yang lain mengepal.

j. Sikap pasang sepuluh, caranya sebagai berikut.
Posisi berdiri satu kaki sedangkan kaki yang lain diangkat ke depan.

Sikap pasang 9 dan 10

k. Sikap pasang sebelas, caranya sebagai berikut.
Salah satu lutut bertumpu di lantai dan kaki yang lain lutut ditekuk secara tegak lurus. Salah satu lengan diluruskan ke depan dengan telapak tangan menghadap ke atas dan tangan yang lain diluruskan ke atas dengan pergelangan tangan ditekuk telapak tangannya menghadap ke atas.

l. Sikap pasang dua belas, caranya sebagai berikut.
Duduk bersila dengan kedua tangan diangkat dan telapak tangan menghadap ke atas.
Sikap pasang 11 dan 12
m. Pola langkah pencak silat.














1. 
a. A1 – D1 : Langkah lurus depan kiri
b. A2 – D1 : Langkah lurus depan kanan
c. A1 – D2 : Langkah lurus mundur kiri
d. A2 – D2 : Langkah lurus mundur kanan
2. 
a. A1 – B1 : Langkah samping kiri
b. A2 – C2 : langkah samping kanan
3. 
a. A1 – C1 : Langkah serong depan kiri
b. A2 – C2 : Langkah serong depan kanan
c. A1 – C3 : Langkah serong belakang kiri
d. A1 – C4 : Langkah serong belakang kanan

3. Macam-Macam Langkah
a. Langkah Geser
Caranya sebagai berikut.
Salah satu teknik pencak silat untuk mendekati sasaran atau menghindari serangan dengan cara menggeserkan telapak kaki ke segala arah.
b. Langkah Angkatan
Caranya sebagai berikut.
Salah satu teknik pencak silat untuk mendekati atau menghindari serangan dari lawan dengan cara mengangkat/ memindahkan salah satu kaki ke segala arah.
c. Langkah Lompat
Caranya sebagai berikut.
Salah satu teknik gerak langkah untuk mendekati sasaran atau menghindari serangan lawan dengan cara melompat (kedua kaki berpindah) ke segala arah.

3. Pelaksanaan Pertandingan Pencak Silat
Pelaksanaan pertandingan dilakukan di atas gelanggang berbentuk persegi empat. Pertandingan dipimpin seorang wasit dan dibantu juri penilai yang berada di luar gelanggang pertandingan. Lama pertandingan adalah 3 ronde, setiap ronde 2 menit. Untuk anak usia SMP dan MTs, pertandingan pencak silat dibagi menjadi dua, yaitu wiralaga (pertarungan) dan wiraloka (peragaan jurus). Pada pertandingan pencak silat yang berupa wiralaga, penilaiannya adalah nilai 1 (pukulan), nilai 2 (tendangan), dan nilai 3 (jatuhan); sedangkan pada pencak silat yang berupa wiraloka dinilai dalam aspek seni.